Pembutan Tempe Dengan Penambahan Rumput Laut Merah (Euchema cottonii)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan rumput laut merah (Eucheuma cottonii) terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik tempe. Rumput laut merah diketahui mengandung serat pangan, mineral, dan senyawa bioaktif yang berpotensi meningkatkan nilai gizi dan fungsi tempe sebagai pangan fungsional. Penelitian dilakukan dengan menambahkan berbagai konsentrasi Eucheuma cottonii (0%, 5%, 10%, dan 15%) ke dalam adonan kedelai saat proses pembuatan tempe. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar protein, serat kasar, tekstur, aroma, serta uji hedonik terhadap rasa dan penampakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Eucheuma cottonii dapat meningkatkan kandungan serat dan memperkaya nilai gizi tempe tanpa mengurangi daya terima konsumen secara signifikan. Formulasi terbaik diperoleh pada penambahan 10% rumput laut, yang memberikan keseimbangan optimal antara mutu gizi dan penerimaan organoleptik. Penelitian ini menunjukkan bahwa Eucheuma cottonii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam diversifikasi produk pangan berbasis tempe. Kata kunci: Tempe, Eucheuma cottonii, rumput laut merah, pangan fungsional, karakteristik organoleptik.Downloads
References
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan rumput laut merah (Eucheuma cottonii) terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik tempe. Rumput laut merah diketahui mengandung serat pangan, mineral, dan senyawa bioaktif yang berpotensi meningkatkan nilai gizi dan fungsi tempe sebagai pangan fungsional. Penelitian dilakukan dengan menambahkan berbagai konsentrasi Eucheuma cottonii (0%, 5%, 10%, dan 15%) ke dalam adonan kedelai saat proses pembuatan tempe. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar protein, serat kasar, tekstur, aroma, serta uji hedonik terhadap rasa dan penampakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Eucheuma cottonii dapat meningkatkan kandungan serat dan memperkaya nilai gizi tempe tanpa mengurangi daya terima konsumen secara signifikan. Formulasi terbaik diperoleh pada penambahan 10% rumput laut, yang memberikan keseimbangan optimal antara mutu gizi dan penerimaan organoleptik. Penelitian ini menunjukkan bahwa Eucheuma cottonii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam diversifikasi produk pangan berbasis tempe.
Kata kunci: Tempe, Eucheuma cottonii, rumput laut merah, pangan fungsional, karakteristik organoleptik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Udi Haryadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
