STOP SELF-DIAGNOSIS, MULAI KONSULTASI: MEMBANGUN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT

Authors

  • Adinugraha Amarullah Universitas Anwar Medika
  • Herni Setyawati Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika
  • Ivan Charles Seran Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika
  • Bella Fevi Aristia Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika

Abstract

Fenomena self-diagnosis makin sering ditemukan di masyarakat. Banyak orang menentukan penyakit dan memilih obat sendiri hanya berdasarkan informasi dari internet atau media sosial. Kebiasaan ini tampak sepele, tetapi berisiko menyebabkan kesalahan penggunaan obat dan efek samping yang tidak diinginkan. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Program Studi D3 Farmasi Universitas Anwar Medika melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Stop Self-Diagnosis, Mulai Konsultasi” di wilayah Sukodono, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus penggunaan obat yang salah. Peserta cukup antusias, terutama saat berbagi pengalaman pribadi terkait penggunaan obat tanpa resep. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan obat yang benar dan kesadaran untuk berkonsultasi dengan apoteker. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sederhana namun komunikatif dapat menumbuhkan perilaku bijak dalam penggunaan obat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa bisa rutin dilakukan agar pesan “konsultasi dulu sebelum konsumsi” semakin melekat di masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Amarullah, A., Setyawati, H., Seran, I. C., & Aristia, B. F. (2025). STOP SELF-DIAGNOSIS, MULAI KONSULTASI: MEMBANGUN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT. ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(2), 96–100. Retrieved from https://ojs.unkriswina.ac.id/index.php/abdiwina/article/view/1492