Strategi Peningkatan Produktivitas dan Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi di Kabupaten Paniai

Authors

  • Inggrid Welerubun Prodi Peternakan, Progam Studi Di Luar Kampus Utama, Univesitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.58300/jps.v5i2.1573

Abstract

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN MANAJEMEN
PEMELIHARAAN TERNAK BABI DI KABUPATEN PANIAI
Inggrid welerubun1, Albertus sairudy2
Program Studi Peternakan, PSDKU Universitas Pattimura
e-mail: inggridwelerubun1502@gmail.com
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan produktivitas dan manajemen
pemeliharaan ternak babi di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah. Permintaan terhadap
daging babi di wilayah ini terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan budaya
konsumsi masyarakat. Namun, produktivitas ternak babi masih rendah akibat keterbatasan pakan,
penyakit, serta praktik pemeliharaan yang belum efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan terhadap 60 peternak babi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa produktivitas babi dapat ditingkatkan melalui strategi integrasi pakan lokal
(ubi jalar, dedak padi, daun kelor), penerapan biosekuriti ketat, peningkatan kapasitas peternak,
serta pengelolaan reproduksi yang terencana. Analisis SWOT menunjukkan posisi strategis
pengembangan peternakan babi di Paniai berada pada kuadran I (agresif), artinya memiliki potensi
tinggi untuk dikembangkan melalui strategi ekspani produktif
Kata kunci: Manajemen pemeliharaan, ternak babi, produktivitas
Abstract
This study aims to analyze strategies for increasing productivity and managing pig livestock
maintenance in Paniai Regency, Central Papua Province. Demand for pork in this region continues
to increase along with population growth and the consumption culture of society. However, pig
livestock productivity is still low due to feed limitations, diseases, and inefficient farming practices.
This research uses a quantitative descriptive approach through a field survey of 60 pig farmers.
SWOT analysis shows that the strategic position of pig farming development in Paniai is in
quadrant I (aggressive), meaning it has high potential to be developed through productive
expansion strategies

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kawatu, J. A., Runtuwene, M. R., & Warouw, V. (2021). Analisis produktivitas ternak babi

lokal di Sulawesi. Jurnal Peternakan Tropis, 9(2), 115–124.

Nugroho, A., Suharto, H., & Rini, D. (2021). Manajemen pemeliharaan babi rakyat

berbasis sumber daya lokal di Indonesia Timur. Jurnal Ilmu Ternak Indonesia,

26(3), 141–150.

Rahardjo, B., Widayati, E., & Suharno, A. (2023). Biosekuriti dan pengendalian ASF di

wilayah timur Indonesia. Indonesian Journal of Veterinary Science, 15(1), 33–42.

Suharno, A., Rahardjo, B., & Widodo, S. (2022). Kendala teknis dalam pemeliharaan babi

rakyat di Papua. Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 10(1), 45–54.

Suharto, H., & Hadi, R. (2020). Evaluasi sistem pakan babi lokal di Indonesia Timur. Jurnal

Agro Peternakan, 7(1), 25–36.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Widayati, E., Nugraha, P., & Rahardjo, B. (2020). Produktivitas babi lokal dan strategi

pengembangannya di wilayah timur Indonesia. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(2),

87–96.

Downloads

Published

2026-06-22